Friday, August 29, 2008

boleh tak lu jangan panggil wa babe?

pertama,
saya adalah anak kepada Allahyarham Fatimah Said. Maka panggilan "KAU" "AKU" dilarang digunakan dalam keluarga. Dah pantang arwah ibu. kasar pada tanggapannya. saya hampir ditampar oleh abang ipar saya kerana berbicara kau aku dengan adik saya.ketika itu dalam zaman remaja. mungkin terbiasa di sekolah. hingga terbawa-bawa ke rumah. sejak hari itu. saya tidak guna lagi "KAU" "AKU" melainkan dalam penulisan puisi atau mungkin ketika bicara dengan tuhan dalam hati.

kedua,
saya adalah anak jati johor. saya paling selatan di johor. sekangkang kera dari singapura. bahasa melayu saya bercampur. saya banyak berbual dalam bahasa campuran melayu johor dan melayu singapura. dan sudah dibiasakan berbahasa inggeris di kalangan ahli keluarga saya. bukannya saya fasih benar bahasa inggeris tapi adakalanya ada pekara yang saya utarakan rasanya lebih elok dalam bahasa inggeris. lebih-lebih lagi ketika marah. tapi jangan risau, saya bukan jenis yang suka maki. saya jenis lebih banyak membebel.

ketiga,
setiap orang yang berkawan dengan saya. kalau yang lebih formal, hormat atau memang pada yang lebih tua, saya akan sentiasa bahasakan diri saya "orang" atau nama saya sendiri "na" . dan saya jarang cakap "i" "u" dengan orang lain. tak tahu kenapa, macam tak perlu campur aduk melayu dan inggeris. unless saya sedang bergurau berlakon seperti perempuan gedik dengan rakan-rakan. main-main je ye. kalau betul-betul, tolong lempang je saya.

dan saya minta maaf, jika saya sudah anggap anda rapat dengan saya, saya akan membahasakan diri "gua, lu" pada anda. sebab saya sudah terbiasa, tidak bercakap "kau,aku" dalam keluarga. bukan saya nak bersifat macam bagus kononnya orang jb, pengaruh singapura, tapi itu sahaja caranya saya menunjukkan saya sudah selesa dengan anda. maaf kalau "gua,lu" bunyinya lebih kasar pada anda daripada "kau,aku"

yang peliknya pula, walaupun saya dah biasa dengar pelbagai panggilan buat rakan-rakan ketika berbual, tapi saya tak akan guna dan kurang gemar panggilan "babe atau dude"dan kalau boleh janganlah panggil saya "babe"..kan saya ada nama? tapi kalau anda dah terbiasa. takpelah teruskan.. ;P

keempat,
saya hanya membahasakan diri saya "saya" pada pasangan saya sahaja. dan saya akan panggil dia "awak". bila saya jiwang, saya panggil dia "awakku" hee awak juga sering ditujukan kepada golongan kanak-kanak bila saya cuba mendekati mereka. hee

kelima,
saya juga menggunakan "saya" ketika ditemuduga atau penulisan sebegini sahaja. ;P

sebenarnya saya pun tak tahu kenapa saya tulis entry ini. mungkin saya mahu anda semua tak terkejut bila saya bahasakan diri "gua" "lu" pada anda nanti kot?

Friday, August 8, 2008

the end is the beginning is the end

** wrote this back way back in October 06, 2005, yes i like to dig my old writing the repost it in here**

five months ago, i've read Martin Page’s ‘How I Became Stupid’.. i reckoned i could finish it in a day but i just got my hands on the dictionary..believe it or not, couldn’t let it out of my sight..i went to sleep with one thumb stuck in its pages..dreamt about the last word i saw before i fell asleep,..woke up with its soothing weight on my belly..

anyway everytime i start a novel..read i mean..i would read The End first..not the whole chapter or the whole ending...not even a whole paragraph.. just the final line..or the final two lines.. it's been a habit for a long time..i didn't even notice it at first..i just did it, instinctively..like it was the way it should be done..

my last read has a final line that goes like this ,
"I peaced her back.Then they were gone."

i began to learn that book endings are often not the endings we usually expect.. some endings are a new beginning..some are half the journey.. some are a discovery...some are the end of a book and the start of a new mental sphere..some are simply just what it is.. a string of words..open to interpretation...hung out to dry, to soak up the sun..to be drenched in the rain, to go with the wind of curiosity...

how horrible it must be to have no ending...to leave the reader with no purpose, to abandon a book its voice, to not justify a book its existence..

good endings often bring about the unexplainable tug at the heart..sounds corny, i know... there's the Ahhh, the release of a new breath of air..sometimes a choke of dust..hurm sometimes a squeeze of the chest area..hehe.. it's a good feeling and it could be addictive, i believe..like a book worm's ecstasy...a good beginning makes the heart skip a beat, draws the mind to its potential.. a good ending is Unpredictable..it's not safe......it's not under control..it's free..it has no master...

an ending does not have the ability to contain..sometimes it takes 77 pages to arrive, sometimes hundreds...and then it just flees...it takes off on its own..it has no craft..no style...yet life, no plot, no content..it's the end...


The End.

* i've been too busy..i just miss the moments whenever i'm lost in my own world just by reading a book with my dictionary..owh ever so precious moments *

Sunday, July 27, 2008

senandung si kofiholik

hari begitu mendung. musim sedemikian dingin. kadang kala bahang amat. mari duduk. sejenak bicara dengan saya. mungkin, dapat kita mulai dengan cuaca. lalu, kita bisa lanjutkan tentang kabar dari mimpi, kisah di ujung-ujung harap, ceritera duniawi dan mungkin sedikit rindu dari tepi-tepi hati yang hampir menguning. anugerah dan dugaan sang Pencipta. bikin kita ribut. bikin kita matang. mari kita bicara saja.

bersama secangkir kopi panas. atau kamu mahu ais jeruk?

Monday, July 21, 2008

remedi

setiap hari,
walaupun perit mana,

terlangsai

tika terbaca katanya.
terdengar suaranya.
terlihat senyumannya.
terima kasih, qaseh.

Monday, June 16, 2008

magical sickening mask

"i never see u sad"
i smiled to that statement every time.
should i be proud of myself because i manage to do so,
but in the actual fact,
this smiling face is just a mask i put on?

aa well.. everybody has their magical mask, don't they?
it's so sickening how sadness and disagreebles in life can be fixed by not being yourself. i hate my mask sometimes. don't you?

Friday, June 6, 2008

paradoxicALly

***written this on Friday, July 07, 2006

my tears,mean not sadness..
my laughter, mean not happiness...
for behind certain tears, cries happiness..
and behind certain laughter, lives sadness..
my softness, is my strength..
my weakness, also lies in my strength...
strong am i, that need i no other being..
yet weak am i, that thy warmth i go seeking...
strong am i, that laugh i can without laughter..
but weak am i, that cry can i without tears..
yet how strong am i?
that need i to cry without tears?
yet how weak am i?
that need i laugh without laughter?
having multiple emotions,not mean i'm complex..
not having you, not mean i'm incomplete..

my certain laughter & definite tear amuses me...paradoxically

[what does not bother, matters to me]
AL mubarakah

Tuesday, May 13, 2008

bulan sedang sakit

bulan hampir mengambang penuh.
warna seperti sedang sakit.
pedih.merah jingga. pekat dan gelap.
arwah ibu kata kerana mengikut rasa si pemimpin.
mungkinkah pak lah sedang tidak lena tidur?
adakah pak lah sedang beristighfar panjang?
mendoakan yang terbaik buat negara yang sedang dipimpini?

sambil sang isteri mak jean (dengan masker di muka) mengusap lembut bahu suaminya
"you need to get enough sleep, tomorrow is going to be a long day, dear"

pak lah dengan loghat utaranya menjawab,
"depa sema duk rusuh ja. depa dak paham pesaipa. naik luruh jantung duk pikiaq dari tadi. serba dak kena.. takpa lah maknya pi tidoq dulu neh,"


tidak memihak. cuma sekadar terlintas dalam fikiran saya. kita terus menerus menyalahkan pemimpin. tapi harus juga kita tahu, dia. sama seperti kita. manusia. he can't be perfect. so let's not be so prejudice and judgemental. beri peluang. sesama manusia. mungkin si pemimpin juga ingin tidur lena.